Morula IVF Surabaya
When dreams come true...

Lastest articles

Mengapa faktor usia sangat mempengaruhi kesuburan ?

Mengapa faktor usia sangat mempengaruhi kesuburan ?

Sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS)

Sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS)

Sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS) adalah efek samping yang umum dari terapi kesuburan, terutama obat-obatan yang digunakan selama program fertilisasi in-vitro (IVF). OHSS adalah kumpulan gejala yang terjadi ketika ovarium (indung telur) bereaksi berlebihan terhadap obat dan menghasilkan terlalu banyak kantung telur (folikel).

Analisa Sperma

Semen analysis merupakan sebuah pemeriksaan laboratorium yang bertujuan untuk menganalisis berapa banyak air mani(semen) yang dihasilkan seorang pria serta menunjukkan jumlah dan kualitas sperma dalam air mani.Pemeriksaan ini merupakansalah satu langkah pemeriksaan pertama yang dilakukan untuk mengetahui apakah seorang pria memiliki masalah kesuburan(infertilitas). Lebih dari sepertiga pasangan yang tidak memiliki anak (infertil)memiliki masalah pada faktor sperma.

Mengapa Anda Bisa Menjadi Tidak Subur?

Infertility adalah ketidakmampuan pasangan suami istri untuk mencapai kehamilan setelah 1 tahun berhubungan tanpa menggunakan alat kontrasepsi atau ketidakmampuan untuk mempertahankan kehamilan. Umumnya, pasangan butuh 5-6 bulan untuk bisa hamil. Namun pada beberapa pasangan bisa lebih cepat dari itu. Untuk sebagian besar pasangan kehamilan terjadi secara alami dalam waktu 1 tahun, namun, 20 % pasangan memiliki cerita yang berbeda, mereka terus mencoba dan tidak ada yang terjadi atau mereka mencapai kehamilan tetapi mengalami keguguran.

IMSI (Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection)

Program bayi tabung menjadi pilihan pasangan suami istri yang sulit memperoleh buah hati. Namun sampai saat ini, tingkat keberhasilan bayi tabung masih rendah dan sering mengalami kegagalan. Program bayi tabung adalah salah satu teknik rekayasa reproduksi yang disebut juga in vitro fertilization (IVF). Proses bayi tabung ini mempertemukan sperma suami dengan ovum atau sel telur istri di luar hingga tercapai pembuahan.Metode ini merupakan bagian dari program bayi tabung. Upaya ini tidak selalu berhasil. Karena itu, para ahli terus melakukan penelitian untuk memperkecil kegagalan.